Pintu Ayun
Jenis pintu yang paling umum dan selalu digunakan di bangunan manapun adalah pintu swing atau pintu kupu-kupu, yaitu pintu biasa yang dapat membuka-menutup dengan cara didorong ke depan atau ditarik kebelakang dengan putaran. Pintu ini sering disebut juga dengan folding door. Cara membukanya pun tidak berbeda dengan pintu geser, yaitu digeser kesamping dan menggunakan bantalan rel, namun bedanya pintunya dilipat. Jenis pintu ini biasanya sering digunakan pada ruang keluarga yang menghadap ke taman satu arah maupun dua arah.
Kelebihan: Engsel lebih mudah dipasang dibanding pintu folding dan perawatannya lebih mudah karena tidak ada bantalan rel. Kekurangan : Butuh ruang untu mengayunkan pintu.
Pintu Geser
Pintu model ini sering disebut juga dengan sliding door. Cara membukanya dengan menggeser pintu ke samping kanan atau kiri. Pintu geser ini biasanya digunakan pada ruang yang sempit karena tidak memerlukan ruang unntuk mengayunkan pintu seperti pintu swing. Pintu geser juga mulai banyak digunakan pada lemari pakaian. karena memberikan kesan rapih.
Kekurangannya, pemasangannya lebih sulit dan memerlukan struktur yang kuat untuk menggantung, dan merepotkan bila roda keluar dari rel pengaman
Pintu Lipat
Pintu ini sering disebut juga dengan folding door. Cara membukanya pun tidak berbeda dengan pintu geser, yaitu digeser kesamping dan menggunakan bantalan rel, namun bedanya pintunya dilipat. Jenis pintu ini biasanya sering digunakan pada ruang keluarga yang menghadap ke taman belakang atau pada pintu garasi. Kelebihannya : Dapat membuka pintu lebih lebar dibanidingkan pintu swing dan pintu geser. Kekurangannya : Sering masuknya kotoran kedalanm rel dan membuat mekanisme pintu tidak lancar saat dibuka-tutup. Memerlukan spasi vertikal untuk tempat daundaun pintu melipat ke dalam.
Pintu Putar
Pintu putar atau revolving door digunakan pada mall, hotel, dan gedung perkantoran. Pintu ini akan berputar saat terdapat gerakan orang yang hendak memasuki ruangan.
Kelebihan : ruang tidak bercampur.
Kekurangannya : Dapat menyebabkan antrian ketika sedang ramai orang yang ingin keluar-masuk bangunan.
Pintu Otomatis
Sebenarnya pintu ini adalah pintu geser atau sliding door seperti yang disebutkan diatas, hanya saja pintu yang ini akan membuka secara otomatis begitu anda berada didekatnya. Kurang lazim ditempatkan dirumah (meskipun bisa saja). Lebih banyak kita temui ditempat-tempat publik seperti mall atau perkantoran. Ada 2 sistem untuk mendeteksi keberadaan oarng yang akan melalui pintu ini. Pertama dengan system sensor yang kedua dengan system injakan. Artinya didekat pintu ada semacam lantai khusus yang jika kita menginjaknya maka system akan memerintahkan pintu untuk membuka. Hanya saja, system ini sudah jarang dipakai. Pintu jenis sudah dapat dipastikan tidak akan mempunyai pegangan pintu.
Pintu Gulung
Lebih dikenal sebagai Rolling Door. Sangat umum untuk digunakan sebagao pintu garasi. Berbeda dengan pintu-pintu yang sudah disebutkan diatas, pintu ini cara membukanya dengan mengangkat keatas, sehingg tergulung ditempatnya yaitu diatas kusen pintu. Ada yang otomatis yang bisa dikendalikan oleh remote, tapi lebih banyak lagi yang manual dengan mengangkat sendiri pintu ini. Harus sering-sering di beri pelumas agar tidak seret ketika dibauka atau ditutup